Saturday, April 27, 2013

Aku berfikir karena itu aku ada..

kepada dia yang sudah seperti jiwaku..
y.s.a,,
 

Aku merasa sendiri. Tidak! aku tidak sendiri,karena aku masih punya Allah yang bisa aku keluh kesahi, bisa aku curhati saat aku berdoa, saat aku sedih saat aku tak tau lagi siapa yang bisa aku ajak bicara. Meski jawabannya harus kutunggu secara sabar. tapi aku tetap merasa sendiri. meski Dia ada dan Dia mendengar setiap kata yang kuucap,keluh kesahku,tapi aku merasa masih sendiri. Kadang teman/sahabat dan orang tua pun tak memahami kita, kadang jawaban dari mereka tak mampu membuat perasaan kita tenang. 

Dulu, lama sekali, aku punya sahabat, menurutku sahabat itu kita selalu keep contact, sms-an setiap hari, bisa diajak cerita ini itu, tapi meski mereka begitu mereka juga bukan malaikatkan,mereka sama seperti kita. meski kita saling berbagi kita juga kadang tak punya solusi yang memuaskan hati kita. #NamanyaJugaManusia. aku merasa dulu dia adalah soulmateku,aku selalu bertukar cerita tentang kehidupan kita, meski kita jarang sekali bertemu. aku sering ngerasa dia melebihi perhatian pacar, tapi aku tekanin disini ya aku sama dia bukan lesby,gue masih normal dan tetep normal suka sama cowok!!  sampai suatu ketika aku tau kita bakalan punya hidup masing-masing, (baca: punya pacar). yah aku akuin semenjak kita sama-sama punya pacar (dia belom punya sih, tapi udah punya dedemenan) waktu kita juga terbagi dong. aku sama masku dan dia sama si doinya :). yah mungkin awalnya kita masih tetep keep contact, iya sih kita masih sekolah, belom ada mikir tanggungan kerjaan dan bla bla bla kayak sekarang.
sampai suatu saat aku bekerja, bekerja benar2 menyita waktuku saat itu, karena aku jadi perawat, daripada untuk sms-an aku milih buat istirahat atau ngluangin waktu buat Mas pacarku :).semakin lama kita jadi jarang komunikasi, ini karena kita uda sibuk kerja dan punya lingkungan baru dan teman baru.

oke, mungkin memang saat ini kita uda lost contact, tapi berhubung masih masih ada jejaring sosial sama app sosial kita masih sering contact, meski tak seintim dulu, palingan 5x chat udah berhenti gt aja, apalagi aku bukan type suka chat atau nyepik gitu bahasa gaulnya sekarang. aku lebih suka nulis curhatan di blog,kayak sekarang ini, inipun ada alasannya.

Mungkin sekarang mas pacar sudah menggantikan sahabat ku buat jadi teman curhatku, iya sih dimana-mana intensitas komunikasi itu lebih sering ke pacarnya dari pada ke temannya, ini sebagian besar. nggak tau yang lain. kenapa aku bisa bilang seperti ini? okay, tenyata meski kami punya perbedaan usia kami juga punya persamaan ka.. meski banyak perbedaan persamaan kita yang paling menonjol adalah kita sama-sama saling sayang. ciehehehe. (sebenernya pas aku nulis ini aku lagi sedih berat). :(
sedikit cerita aja aku pacaran udah lama banget sama mas pacar, biisa lihat kok berapa usia kami pacaran di daisypath aku di blog ini paling bawah :)
dengan usia yang sangat begitu lama kami pacaran, aku merasa dia adalah teman terdekatku, dia adalah sahabatku, dia adalah teman dimana aku bisa curhat semauku, sesukaku, meski lagi-lagi dia juga bukan malaikat, dia punya rasa lelah dan bosan. but!! aku masih selalu ingat kalau satu-satunya sahabat yang paling is the Best adalah Allah.
kedekatan kami sangat dekat, sudah seperti orang tuaku, kakakku, temanku, bahkan dia juga bisa jadi adekku :) heheh (Sikapnya)

I know!! kita sama-sama sayang, kita sama-sama butuh, tapi aku nggak tau kenapa aku terlalu butuh dia, seperti aku butuh Allah dalam setiap doaku, aku nggak menyamakan seperti Dia, hlo, ibaratkan aja Allah itu nomer 1, Muhammad nomer 2 , Ibu nomer 3 dan Masku nomer 4, dia itu teramat penting, aku sangat-sangat cinta pacarku, sosoknya yang dewasa mampu mengerti aku yang manja, aku manja padanya karena aku takpernah dapat perhatian yang seperhatian dia, walau orang tuaku, dia mungkin mewakili orang tuaku untuk memanjakkanku, dia itu baik banget, mungkin dia terlalu baiknya aku jadi sering lupa dirikalau dia punya rasa lelah. 
Tapi aku begitu karena aku ingin juga dianggap spesial olehnya, aku nggak ngin aku dilupakan, aku tak punya teman yang bisa aku ajak curhat kesana kemari, nggakpunya teman yang mau ngajakin aku foto-foto kesana kemari, nggak punya teman berkeluhkesah selain dia. aku cuman punya allah muhammad keluarga dan dia,pengertian dia melebihi keluargaku,makanya aku butuh sosok seperti itu.
aku hanya tak ingin dia berubah,aku ingin dia seperti dulu,yang tanpa aku paksa dia sangat manis, sangat peduli denganku. aku ingin punya waktu lebih dengannya, karena aku tak lagi memiliki sahabat selain dia, siapa lagi yang bisa aku ajak biacara saat aku sedih selain dia,siapa yang bisa memperhatikan aku, aku tak ingin memaksanya,tapi aku butuh dia,aku tak ingin diabaikan lagi.

Mungkin tadi aku bilang ada alasan kenapa aku jadi suka curhat di blog.karena disatu sisi dia sering melupakanku, dan di blog inilah aku menulis tentang kita dan mungkin tempat inilah yang bisa aku jadikan tempat aku bisa mengutarakan isi hatiku padanya.aku benar-benar butuh dia, aku nggak ingin dia berubah,aku sayang sama mas yusuf,aku tau ini berlebihan, tapi aku tak tau lagi,aku tak punya teman selain dia, tak punya tempat curhat selain dia,tak punya orang-orang yang menganggapku sperti dia, aku hanya ingin dia tidak berubah, aku ingin dia tetep menjadi pacarku yang bisa jadi orangtuaku, kakakku, dan sahabatku, makanya aku iri ketika dia lebih sibuk dengan hal ini itu, upload foto ini itu,aku iri karena orang yang aku sayang seakan lupa pada orang yang sangat-sangat butuh dia. aku takut dilupakan aku takut di nomer belakangkan, karena aku takut takpunya orang yang bisa menjadi sahabatku sekaligus pacarku.

aku tau,aku sedikit memaksa, aku begitu karena ada alasannya, aku takut di nomer belakangkan, aku takut tidak dianggap, aku takut aku tidak dia sayangilagi, apakah aku salah memaksamu?? aku mau kamu paksa untu tidak ini itu asal jangan lupakan aku, jangan nomer belakangkan aku. boleh paksa aku ini itu asal aku punya tempat khusus dan selau kamu perhatikan. aku kehilangan kamu yang baik, dulu tanpa aku paksapun kamu selau perhatian , ngajakin kesana kemari dan aku senang ,sekarang kalau nggak aku paksa kapan kita bertemu, kapan kita pergi berdua bersama, kadang aku ingin menangis di bahumu, menceritakan semuanya, menceritakan semua keluh kesahku. aku hanya tak ingin kamu berubah. Mungkin dalam hatimu aku punya tempat paling spesial, tapi aku tak pernah merasakan hal tersebut, bagaimana aku bisa tau kalau kamu tak menunjukkan dari perhatianmu? aku ingin dianggap ada dalam hidupmu, aku ingin dianggap nyata, layaknya mereka yang pacaran terkadang aku juga ingin kamu lebih meng-aku-kan dari pada aku yang meng-kamu-kan kamu.
Kalau bicara salah biarlah aku yang bersalah, karena aku tak pernah benar, karena bagiku kamu selalu yang benar, karena aku yang salah selau memaksamu. 
aku ingin bicara dari hati ke hati, bukankah ini masalah yang sebenarnya bisa kita selesaikan dari dulu kalau kita sama-sama mau mengeti satu sama lain. jangan paksa aku terus yang meaksamu untuk menemuiku, mengajakmu bertemu, cobalah sekali-kali kamu yang manjakanmu lagi. tok kelak impian kita adalah kamu menjadi suami dan imammu dan aku menjadi istrimu dan makmummu.

maafkan aku yang lancang menulis semua ini,aku tak tau harus bicara pada siapa, aku sangat kacau, kepalaku rasanya mau pecah saat ini, 

"percayalah sayang aku akan memberikan yang terbaik, tapi tolong jangan abaikan aku, jangan buat kepalaku sakit. jika kita saling bisa mengerti satu sama lain kelak bukankan semuanya akan mudah.aku akan belajar lebih sabar lagi, tapi mengertilah aku juga.
kelak saat impian-impian kita sudah terwujud, aku sudah akan jauh lebih baik dari sekarang, sayang..aku janji!
kamu itu sudah seperti belahan jiwaku yang dikirim Allah untuk menjagaku,
aku sayang kamu, mas yusuf.. "  :* :)

No comments:

Post a Comment